08
Apr
08

Bapak Menikah Sama Anak Sendiri

Incest: John Deaves (kanan) bersama putrinya, Jenny Deaves, dalam tayangan “60 minutes” sebuah stasiun tv Australia kemarin (7 April 08)

Kelakuan ayah dan anak ini benar benar tidak layak ditiru, Jenny terlibat hubungan percintaan layaknya suami istri selama tujuh tahun, bahkan dari hubungan tersebut terlahir 2 bayi.
Cerita ini dimulai ketika John bercerai dengan istrinya(ibu Jenny), saat itu jenny masih berusia 1 tahun. Keduanya bertemu kembali setelah 30 tahun kemudian, Jenny yg saat itu berusia 31 tahun dan mempunyai 2 anak merasa jatuh cinta kepada John. Dalam acara TV ini, Jenny meminta kepada masyarakat menghargai keputusan yang mereka ambil. “Dalam hubungan ini, saya dan John tak ubahnya orang dewasa lain, kami hanya meminta sedikit pengertian” tutur Jenny dalam acara tersebut.

Dalam website pengadilan, hubungan Jenny dan sang ayah sempat melahirkan seorang anak juga pada 2001. Hanya, bayi itu meninggal sesaat setelah dilahirkan karena kelainan jantung bawaan.

Sembilan bulan lalu, hubungan keduanya kembali menghasilkan seorang anak, Caleste. Saat diwawancarai Nine Channel, bayi perempuan berusia 9 bulan itu tampak sehat. Tidak jelas, Caleste memanggil John dengan sebutan ayah atau kakek. Tak jelas pula, si kecil menyebut Jenny dengan panggilan ibu atau kakak. (AFP/dailymail/sha/soe)

Sumber : Jawapos 8 April 2008 (klik untuk baca selengkapnya)


42 Responses to “Bapak Menikah Sama Anak Sendiri”


  1. 1 zam
    Mei 16, 2009 pukul 4:51 pm

    itu sang ayang bajingan ak gak setujuuuuuuuu karna itu binatang.

  2. 2 its me
    Februari 26, 2009 pukul 4:11 am

    kasian anak yang dilahirinnya,,coz aku jug ada sepupu yang married ma sepupu dari bokapnya, hasilnya punya anak, yang tiap bulannya harus cuci darah..plis deh jalanin hidup sesuai aturan Allah SWT aja,dijamin selamat dunia akhirat.

  3. April 18, 2008 pukul 10:05 am

    makanya Islam melarang pernikahan sedarah karena dari segi kesehatan sang anak akan cenderung (sangat) memiliki kelainan. Dulu Raja-raja Mesir (Fir’aun, Pharaoh) lazim menikahi saudara sedarahnya sendiri, alasan derajat dan martabat biasanya dipakai, dan anak-anak yang dilahirkan sangat jarang sekali untuk tumbuh dewasa dengan sehat, biasanya cebol (kate’).

    “Artinya : Diharamkan atas kamu (menikahi) ibu-ibumu, anak-anak perempuanmu, saudara-saudara perempuanmu, saudara-saudara perempuan ayahmu, saudara-saudara perempuan ibumu, anak-anak perempuan dari saudara laki-lakimu, anak-anak perempuan dari saudara perem-puanmu, ibu-ibu yang menyusuimu, saudara-saudara perempuan yang satu susuan denganmu, ibu-ibu isterimu (mertua), anak-anak perempuan dari isterimu (anak tiri) yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum mencampurinya (dan sudah kamu ceraikan) maka tidak berdosa atasmu (jika menikahinya), (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu), dan (diharamkan) mengumpulkan (dalam pernikahan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” [An-Nisaa’ : 23]

    Wallahu ‘Alam

  4. April 18, 2008 pukul 8:32 am

    itu bukan takdir..!!!
    itu adalah pilihan..
    dan pilihan mereka adalah hidup berlumur dosa..
    sayangnya mereka ga tahu apa itu dosa, karena aku yakin mereka bukan org manusia..
    ga tahu kalian menyebut mereka itu sejenis makhluk apa..

  5. April 11, 2008 pukul 6:54 am

    Mereka minta dihargai,,?? bagaimana bisa…
    lha nyawa anak mereka nanti juga ga mereka pikir,, ga tau apa kalo incest sama aja nyiksa anak yg lahir ntar.. iyak khan, soale ntu anak bisa aja pnya bnyk kelainan..

    daripada INCEST, mendingan tidur sambil NGeces.. tes..tes.. ngiler.. 😆

  6. April 11, 2008 pukul 3:41 am

    na’udzubillah 3x..
    dulu di salah satu stasiun tv pernah ada liputannya, incest yg terjadi dari tanah jawa..
    parahnya lagi anak dan bapa yang menikah tsb masih dilayani sang ibu, istri sah sang bapa..dan ke-4 (kalo gak salah) anak mereka yang tentu saja gak normal (hasil incest pasti gak waras) juga dirawat sang nenek alias ibu tiri..ah pusing nyebutnya..ironi sekali

    kasihan mereka karena gak ngerti, hati saya menangis melihatnya dan sekaligus pengen muntah saya menontonnya..

    mari kita bermohon agar Ia SWT menghindarkan kita, keluarga kita, generasi dari takdir-takdir demikian.

    salam hangat

  7. April 11, 2008 pukul 3:08 am

    Cinta itu buta…………….

  8. April 10, 2008 pukul 2:52 pm

    waduuuh, parah2 nih….
    makanya bagi yang menduda, sebaiknya cepat2 nikah jelas halalnya, kalo ngga….yaa seperti yang demikian lah, mungkin ada yang lebih parah lagi, TANPA nikah. nstagfirullah….
    eiity bukan hanya yang duda lo, yang janda juga, supaya perkerjaan rumah bisa terasa ringan, hehe maaf nih klo ngedukung nikah ….^,^ peace
    slm knl

  9. 9 agung92
    April 10, 2008 pukul 10:40 am

    astaghfirullah . mungkn mreka uda d’butakan mata n hatix sma setan. gmana prasaan sii ibu yg tau ankx kwin ma bpakx ya?

  10. 10 desyoe
    April 10, 2008 pukul 9:36 am

    jangan gila dunk…

  11. 11 Irda
    April 10, 2008 pukul 8:53 am

    Nafsu lebih menang dari pada akal, beginilah jadinya !!

  12. April 10, 2008 pukul 8:39 am

    Semoga mereka menyadari kesalahannya


Comments are currently closed.

a

Bank Post

Nilai Web Site Ini


This website is worth
What is your website worth?

Pengunjung

  • 356,026 ,056

Peduli AIDS

Iklan

Profile Faceeok

Baktyar Ersat Sukoco's Facebook profile

%d blogger menyukai ini: